You are currently browsing the category archive for the 'cara pengolahan' category.
Ada beberapa pertanyaan tentang seberapa lama hidrogel ini bisa dimanfaatkan untuk tanaman.
Jawabannya adalah hidrogel ini akan sekuat tanah yang digantikannya. Sehingga berapa lama umurnya adalah sangat tahan lama, bahkan sampai bertahun – tahun.
Akan tetapi yang perlu digarisbawahi adalah, sama seperti tanah, lama kelamaan struktur tanah juga akan tidak lagi sesuai dengan tanaman yang bersangkutan karena unsur – unsur yang ada di dalamnya terserap oleh tanaman.
Begitu juga dengan hidrogel, jika sudah berumur lama maka beberapa komponennya akan ikut terserap oleh tanaman. Hal yang paling mencolok adalah warna dari hidrogel itu sendiri, kurang lebih satu tahun, warnanya akan sedikit pudar tidak secemerlang pada awal penggunaannya.
Untuk itu, dalam jangka waktu tertentu (satu tahun) perlu di tambahkan lagi hidrogel baru dengan warna yang sama dengan sebelumnya, agar warnanya kembali cerah seperti semula. Karena unsur warna yang baru akan ikut berbaur dengan hidrogel yang lama.
Begitu juga dengan tanaman yang digunakan, perlu dilakukan perawatan sedemikian rupa agar tetap cantik meskipun berada di dalam ruangan, misalnya dengan memberi pupuk.
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar tanaman atau bunga yang di tanam pada media hidrogel sesuai dengan harapan, berikut ini adalah beberapa sebab utama kegagalan menanam dengan hydrogel, yang mengakibatkan tanaman layu/mati:
1. Ruangan yang kurang sejuk, (pengap/panas & terlalu lembab). Tak ada pantulan sinar. Terhambatnya aliran udara.
2. Penirisan hydrogel kurang dari 30 menit, menyebabkan genangan air berlebih yang membuat akar jadi busuk.
3. Akar terlalu banyak dipotong. Sebaiknya akar disesuaikan dengan kondisi vas, tidak terlampau padat.
Kreasi Dekorasi
10 gram hidrogel direndam dengan 1 – 1,5 liter air selama 2-3 jam
Hidrogel diaduk kira-kira setiap 30 menit supaya pewarna tercampur merata
Kalau warna hidrogel masih terlalu gelap, buanglah airnya kemudian tambahkan air sampai mendapat warna yang diinginkan
Setelah hidrogel mengembang, buang air dalam hidrogel kemudian bilas dan tiriskan selama 1 jam
Hidrogel siap dikreasikan untuk berbagai dekorasi.

Hidrogel ditabur merata pada tanah yang telah dipersiapkan untuk penanaman dengan kedalaman 10 – 30 cm. Metoda ini menjamin keuntungan yang berjangka panjang. Setelah polymer menyerap air, struktur tanah akan semakin baik dan kemampuan tanah untuk menampung air (water retention capacity) akan naik
Aplikasi Basah (pre-hidrated)
Hidrogel pertama-tama harus direndam dalam air sebanyak 100-200 kali berat polymer tersebut dan dibiarkan selama 1 jam sampai jenuh dan kemudian ditaburkan ke dalam tanah, kemudian ditutup dengan tanah agar polimer tidak rusak karena kontak langsung dengan sinar ultra violet.
Dosis yang dianjurkan adalah 5-20 kg/ha.
Hidrogel dicampur dengan pupuk dan tanah
Jika hidrogel tampak menyusut ?? Semprotkan air pada hidrogel dengan menggunakan handsprayer. Air yang diberikan jangan terlalu banyak (menggenang).
Jika hidrogel kotor atau berbau ?? Bersihkan dengan cara keluarkan tanaman, bunga, lilin dll dari hidrogel, kemudian cuci dan rendam hidrogel dengan air hangat ± 2 jam kemudian tiriskan selama 1 jam supaya air benar-benar hilang.
Hydrogel ini pakai pewarna apa sich, warnanya bisa pudar tidak ?
Pewarnaan hydrogel menggunakan pewarna makanan sehingga aman untuk tanaman. Jika warna hydrogel mulai pudar, warna hydrogel bisa dikembalikan lagi supaya warnanya cantik lagi seperti semula. Caranya : tambahkan pewarna makanan pada air yang akan disemprotkan.
Untuk menghias ruangan, tanaman hias seperti apa yang bisa ditanam menggunakan hydrogel ?
![]()
Tanaman hias yang bisa ditanam di media hydrogel mempunyai karakteristik :
- tahan genangan (kadar air berlebih)
- tahan kelembaban tinggi
- tanaman indoor (yang dapat hidup dengan cahaya pantulan atau cahaya tidak langsung)
- serta umumnya tidak berkayu dan tidak berbunga
Contoh tanaman yang bisa ditanam di media hydrogel apa saja ?
![]()
Contohny Aglaonema sp. (misal dona carmen, red sumatra), Scindapsus sp. (sirih hias), Cripthantus sp. (nenas-nenasan, Dracaena sp. (bambu emerald), Pilea cadieri (daun mutiara), Cyperus sp. (rumput payung/air), Anthurium sp (misal kuping gajah), Sanciviera (lidah mertua) dllMeskipun hydrogel ini mempunyai kandungan air cukup tinggi tapi tidak semua tanaman air bisa tumbuh baik di media hydrogel misalnya teratai dan enceng gondok. Teratai dan enceng gondok tidak bisa tumbuh dengan baik di media hydrogel karena tanaman ini membutuhkan suplly air yang sangat tinggi dan sinar matahari langsung.





Komentar Terakhir