Alternatif Pengganti Tanah

Tak selalu tanaman tumbuh di atas tanah. Beberapa media ternyata bisa menggantikan tanah sebagai proses hidup. Tak percaya? Jika kita sempat mendapatkan pelajaran Biologi saat sekolah dulu, menanam tumbuhan di atas kapas adalah contoh dan bukti paling sederhana.

hidrogel adalah  media tanam alternatif pengganti tanah dan gell yang maksudnya adalah jeli. Berbahan rumput laut, hidrogel ini tak ubahnya dengan jajanan jeli.

“Namun jangan salah, jeli yang satu ini bukan untuk dimakan, karena benda ini adalah santapan bagi tanaman. Meski begitu, bahan dasar yang alami, membuat bahan ini aman. Meski termakan sekalipun,” kata Budi Irawan, Owner Delon Collection di Surabaya.

Meski bagi sebagian besar pecinta tanaman hias Tanah Air, media ini terkesan asing, media tanam ini pada dasarnya sudah tak asing lagi di Negara Jepang. Pemanfaatannya bahkan melebihi petani yang menggunakan tanah. Beberapa kelebihan, seperti kaya nutrisi, PH Netral, dan bentuk yang unik, membuat petani di Jepang memilih jenis media ini. Terlebih keuntungannya yang tak memerlukan banyak matahari, membuat mereka kian tertarik akan hidrogel.

Tanpa Air, Sinar Matahari, dan Bahan Pewarna

Bukan sihir, bukan pula sulap, penggunaan media tanam hidrogel membuat tanaman tak lagi menuntut air dan sinar terlalu banyak. Bahkan disarankan, tanaman yang memakai media tanam hidrogel  tak perlu disiram sesering mungkin, karena bahan gell yang ada dalam media tanam tersebut sudah mengandung air yang dibutuhkan tanaman.

Meski begitu, kata Budi lagi, air yang tersimpan tak selalu lepas begitu saja. Gell memiliki fungsi sebagai media penampungnya. “Media kita memiliki fungsi menyerap air yang efektif. Ini terlihat pada saat kita menyentuhnya. Meski terkesan basah, media ini tak akan meninggalkan bercak air pada saat kita menaruhnya di kertas putih sekalipun,” imbuhnya.

Untuk itulah, jika menggunakan media tanam ini, sebaiknya tidak terlalu sering menyiram. Bahkan supaya efektif, tanaman tak perlu disiram sama sekali. Tak hanya air, sinar matahari yang jadi unsur penting pertumbuhan tanaman juga tak diperlukan dalam penggunaan media tanam ini.

“Proses fotosintesis pada dasarnya dilakukan oleh tumbuhan untuk mendapatkan tanaman. Namun jika hal ini sudah terpenuhi oleh media tanam, maka fotosintesis tak begitu diperlukan,” ujar Budi. “Tapi sebagai proses pembentukan warna daun, sinar memang diperlukan. Untuk itu sinar lampu sudah cukup,” tambahnya.

Meski memiliki beberapa jenis warna yang menarik, namun jenis media tanam ini bisa dikatakan bebas dari bahan pewarna. Warna yang dihasilkan dari media ini berasal dari bahan organik.

Perawatan Mudah dan Tidak Kotor

Keunggulan hidrogel adalah tidak kotor. Berbeda dengan tanah, hidrogel  tak mengakibatkan banyak serpihan. Untuk itu, meski terjatuh pun media ini tak mengotori lingkungan. Di samping itu, meski terkesan basah, media ini tidak akan memberi noda pada kertas putih sekalipun.

Selain itu, penempatan di pot transparan, memberikan kesan bersih dan terawat. Ini bila dibandingkan dengan media tanah. Selain itu, meski dalam bentuk gell, media ini tak disukai oleh serangga. Untuk itu, tanaman bermedia ini akan lebih terawat dan terjaga kebersihannya.

Daun dan Bunga Indah Laiknya Artificial

Bila dibandingkan dengan tanaman yang tumbuh di atas tanah, tanaman dengan media hidrogel memiliki keuunggulan di strukturnya. Tak jarang, meski kebanyakan orang menyangka media tanam ini seperti mainan, daun yang mengkilap sering membuat orang bertanya, apakah tanaman itu asli?

Seperti halnya dengan mahkluk hidup yang lain, makin berkualitas bahan makanan yang masuk ke dalam tubuh, maka makin bagus pula efek samping yang akan dihasilkan. Dalam hal ini pertumbuhan organ akan mengalami pertumbuhan yang berkualitas.