Sangat menarik memang bertanam ria dengan hidrogel, karena tanpa khawatir kotor, tanpa khawatir adanya cacing atau hewan ā€“ hewan menjijikkan lain yang ada di tanah, dan yang paling penting adalah sangat indah dipandang mata.

Tetapi apakah setelah bertanam di dalam media hidrogel lantas berhenti begitu saja? Jawabannya tentu saja tidak. Karena yang harus dingat adalah bahwa jika kita menanam bunga atau tanaman lain dalam media hidrogel, tetap saja kita berhubungan dengan tanaman hidup, tanaman hidup perlu nutrisi setiap saat, tanaman hidup juga tumbuh dan berkembang biak.
Oleh karena itu, menanam dalam media hidrogel tetap saja membutuhkan perawatan. Hanya saja perawatan yang kita lakukan tidak se-intens jika kita menanam dalam media konvensional. Perawatan tanaman dalam media konvensional bisa dilakukan setiap hari atau sesering mungkin. Perawatan tanaman dalam hidrogel hanya 3 ā€“ 4 minggu sekali, sesuai kebutuhan.
Dalam hal kebutuhan nutrisi tanaman, bunga yang ditanam dalam media hidrogel tetap membutuhkan nutrisi rutin. Pupuk tetap dbutuhkan, yang paling cocok adalah pupuk daun karena pupuk ini cenderung tidak mengotori hidrogel. Paling tidak dibutuhkan pemupukan satu bulan sekali, banyaknya pupuk disesuaikan dengan besarnya tanaman.
Tanaman juga membutuhkan sinar matahari. Kebanyakan tanaman dalam media hidrogel, diletakkan di dalam ruang yang kurang cahaya matahari, oleh karena itu tanaman perlu dibawa ke luar ruangan agar tanaman bisa memperoleh cahaya matahari yang cukup. Berapa lama dan berapa frekuensinya tergantung kesempatan dan waktu yang anda miliki.
Dengan perawatan yang cukup, tanaman atau bunga dalam hidrogel akan tumbuh dengan sehat. Hal tersebut akan berimbas pada tampilan tanaman yang segar dan enak dipandang mata.