Bunganya koq tidak bisa tegak? Dua hari sebelum saya posting ini, saya menerima sms dari seorang pelanggan dari Kabupaten Banjar, Jawa Barat. Sms tersebut meminta saran kepada saya karena tanaman yang ditanam tidak bisa tegak.

Seperti kita ketahui, hidrogel bukanlah tanah sebenarnya, sehingga strukturnya juga tidak seperti tanah. Jika tanah dapat rapat dan memadat, maka hidrogel tentu saja tidak bisa seperti itu. Bahkan untuk hidrogel yang bulat, akan selalu ada ruang – ruang rongga udara di sela – sela hidrogel.

Oleh karena struktur seperti itu, hidrogel tidak bisa “menyangga” tanaman dengan begitu kuat seperti tanah sebenarnya.Solusinya adalah kita harus menyesuaikan jumlah hidrogel dengan besar dan tinggi tanaman. Semakin besar dan tinggi tanaman, maka kebutuhan hidrogel juga semakin banyak. Sebagai saran, paling tidak dalam satu pot membutuhkan hidrogel sekitar 2/3 tinggi tanaman, jika tanaman mempunyai tinggi 20 cm, paling tidak tinggi hidrogel dalam pot sekitar 12 – 14 cm. Dengan tinggi hidrogel tersebut, akan mampu menyangga tanaman dengan cukup baik dan tidak goyah.

Mudah bukan? hanya dengan menyesuaikan jumlah hidrogel, persoalan tersebut akan terselesaikan, bunga menjadi tegak dan tidak goyah, senyum kembali merekah.